Dengan nama asalnya yaitu polychlorinated dibenzodioxins (PCDD), termasuk dalam golongan senyawa halogena organik. Sebuah bahan yang akan menyebabkan polusi lingkungan. Dioxin tersusun dengan adanya pembuatan organokloride, suatu pembakaran bahan-bahan yang mengandung klorin seperti PVC (polyvinyl chloride), proses pemutihan kertas, dan dari sumber alami seperti yang berasal dari gunung berapi dan kebakaran hutan.
Struktur kimia dioxin terdiri atas dua cincin benzena yang terhubung oleh dua buah jembatan oksigen. Nama dioxin mengacu pada pusat cincin ter-dioxgenasi, yang distabilkan dua buah cincin benzena. Pada dioxin, atom klorin digabungkan pada struktur di 8 tempat yang berbeda pada molekul, posisi 1-4 dan 6-9. Ada 75 jenis yang berbeda pada PCDD. Kadar racun dari PCDD tergantung pada jumlah dan posisi dari atom klorin. Pada posisi 2, 3, 7, dan 8 telah ditemukan bahwa hal ini sangat beracun. Faktanya, posisi 7 mempunyai atom klorin pada posisi yang relevan diperhitungkan sebagai racun oleh NATO.
Dioxin diserap oleh tubuh bagian besar oleh makanan yang mengandung lemak, yang terakumulasi pada hewan dan manusia. Pada manusia dioxin terklorinasi tinggi tersimpan dalam lemak tipis. Pada 1994 dilaporkan oleh EPA Amerika Serikat bahwa dioxin sangat mungkin karsinogen. Tetapi efek non kanker (pada seksual dan reproduksi, kekebalan tubuh) dapat terlihat pada hampir seluruh kesehatan manusia. Kasus yang paling terkenal dari seseorang yang terkena akibat dari dioxin adalah Viktor Yushchenko, seorang calon presiden dari Ukraina, pada wajahnya muncul sangat banyak jerawat setelah insiden keracunan PCDD.
Salah satu hal penggunaan dioxin yang dapat dan sering dijumpai adalah pada proses pemutihan kertas. Proses pemutihan kertas sangat tergantung dari penggunaan bahan kimia. Kertas-kertas yang digunakan untuk daur ulang, meliputi berbagai kertas bekas mulai dari karton, kardus, kertas koran dan sebagainya. Hasil akhir dari proses ini seperti tissue yang sering digunakan untuk wajah, tissue makan, serta bahan dasar pampers, diapers, dan pembalut wanita. Kita memang tidak mengetahui secara pasti kandungan dan bahan dasar yang digunakannya. Tetapi dapat dihindari dengan cara pemilihan produk yang dapat dipastikan dan dipercaya tidak mengandung bahan berbahaya.
Hanya dengan kehati-hatian dan sedikit pengetahuan tentang bahan dasar dan kandungan kimia suatu produk akan dapat dihindarinya resiko terkena ataupun terinfeksi dari bahan berbahaya seperti dioxin. Tidak mudah memang, atau bahkan bisa sedikit mahal, tetapi hal itu akan terbayar dengan kesehatan kita yang selalu terjaga, sehingga pengeluaran untuk menjaga kesehatan akan berkurang.


